Rabu, 06 September 2017

NGLANGGERAN MOUNTAIN BIKE #3_ 2015.

Say Hello.
Kepada manteman_fedjo_Folding bike jogja_Ente jogja_ Sepeda Vintage Jogja.
Menuju Acara : Mountain Bike nglanggeran Bike #3.

Mulai.
Pagi ini seakan seperti kupu kupu kertas yang terbang kian kemari !!
Di saat pagi ini harus ikut serta para teman federal Jogja yang mau  gowes ke wisata kragilan boyolali dan untuk saya sendiri seperti aneka rupa serta warna di bias pagi saat itu untuk ikut titik kumpul mereka di tugu jogja seperti air mengalir.
Saat air selalu mengalir mendatar dan menurun asal tidak menanjak ?
Seperti kegalauanku di foto ini.........memandang mu.


Lalu.
Di saat di tugu jogja jam 07.00 wib di tanggal 30 juli 2016 untuk ketemuan dengan teman lainnya.
Dan saya  juga mempunyai arah berbeda yang di tuju ??.

Setelah say hello pada mereka yang mau ke arah kota boyolali .

Maka saya bergerak bike alone dengan pantat masih di belakang untuk langsung menuju ke arah timur kota jogja,

Di saat sebuah pesan dalam media sosial dari sebuah status ada sekelompok pesepeda yang sejalur arahnya.

Maka langkah ini harus ikut berturut mengikuti langkah kayuhan mereka ke tujuan wisata breksi dan candi ijo.

Dan.
Saat acara sabtu gowes dari komunitas Jogja folding bike ini menjadikan ikut menuju arah gowes ke candi ijo saja.

Foto : Spot Riyadi/

Dan selanjutnya menuju arah   Embong nglanggeran seperti di kisah kan dari arahnya  :
*Tugu Jogja
* Spot riyadi,
* bukit breksi
* Candi ijo ( finis mereka )
* Batu papal
* Akhir finis ber_sendiri ke Embong nglanggeran untuk bike camp.
* Mengikuti acara  nglanggeran Mountain Bike.

Setiap waktu kau tersenyum di sudut matamu memancarkan rasa keresahan yang terbenam pada kerinduan yang tertahan menjadi kata kata riuh mengalir menjadi tawa canda saat bersepeda serta bagai gerimis mengundang di kaos dan seperti angin yang tak pernah diam mengusik raga ini .

Foto ; Spot Riyadi.

Selalu beranjak setiap saat menuju bukit riyadi kali ini.

Menebar jala Say hello dengan teman Jogja folding bike di setiap langkah sepeda berikutnya yang beraroma tanah ladang dan hutan yang gersang menuju arah bukit breksi .

 Foto : Candi ijo.

Saat para penambang batu memoles batu kapur menjadikan tempat ini menjadi tujuan wisata yang semakin menarik .

Apalagi di tembok batu tebing kapur mulai di buat ukiran berbentuk anak wayang.

 Foto ; Spot Batu papal.

Entah sampai kapan kau menipu diri oleh gemuruh dan melumatkan kaki saat setiap di turunan serta tanjakan itu kau hantam dengan ban karet ini tanpa lelah di garis finis menuju ke candi ijo.

Lalu .
Cerita ini hanya untuk mereka yang suka mendengarkan lagu ebit G ade yang berjudul kupu kupu kertas yang terbang kian kemari untuk di artikan menjadi saling SAY HELLO di saat bertemu.

Kepada teman gowes yang belum kenal maupun yang selalu mengawetkan umur,sehat dan sejahtera buat kita semua

Menuju .
Menunggu kelanjutan dari kisah ini di hari berikutnya
Saat saya akan berkisah melanjutkan gowes pagi tadi sampai bisa :

Bike camp di pinggiran embong nglanggeran di malam minggu saat itu.

Foto Nglanggeran Mountain Bike.

Nah .
Berakhir di kisah hari ini di SAY HELLO  menjadi mY HAPPY.

Saat saya punya arah di tuju untuk acara di hari minggu paginya untuk ikut acara .
Fun bike nglanggeran yang ke tiga kalinya.

Yang diselenggarakan oleh Dinas pariwisata dan karang taruna setempat.

Foto : Nglangeran.Mountain Bike.

Penutup.
Dan semoga tetap maju ke depan sana selagi mampu untuk berjumpa mengucapkan Say hello.

Tetapi jangan lupa asal pantat masih di _ Belakang untuk pilihan bersepeda.
Nah _ Itu saja kisah untuk kali ini.
Salam salim untuk semua.

Selesai.

Selasa, 05 September 2017

ABU ABU ASURANSI FUN BIKE.

Destinasi Breksi.
Memulai pagi dengan semangat baru bersepeda ke candi candi dalam acara Funbike jelajah candi sekitaran prambanan,
Kita termulai dari candi prambanan,bukit Breksi,candi Barong,candi Boko dan kembali ke candi Prambanan ini seakan memberi aku selang waktu beberapa hari untuk berceritera baru lagi.


Mulai yuck.
Namanya cari senang bersepeda menikmati jogja bike heritage dengan berbagai doorprice yang aduhai ini seakan membuai warna tersendiri dengan istilah baru * abu abu *
Karena terjelaskan setelahnya banyak peserta ( terNganu )
Mereka bukan peserta yang terlatih berjarak jauh tuk Ngetrek jalanya terlalui sak modare dengan sepedanya ini membuat kisah terbarukan.
Sebagian dari kita mulai mengaduh
_ NduhBiyung ?? ngepit tok koyongene Dalane.

Ngene
Bapak bapak perserta ini merasa terlukai semangatnya setelah bisa bersepeda dari candi prambanan sampai menanjak di bukit Breksi ini tapi saat melihat turunan Bukit breksi yang cadas batu kerikil dan memandang setelahnya ada berbagai tanjakan turunan yang mengharuskan ia lalui di tuntun bisanya seakan Ber_ tapi nantinya ia di haruskan dan bakalan terlakukan di tubuhnya tuk * Pijet akan laku setelah melalui trek seperti ini.
* ,,,,,, agh Bapak bisa saja.
Ngeres
Aku merasa Miris setelah pilihan ini terjadi di selangkah di depanku sana sini seakan menjadi reaksi dan aksiku terbawa suasana sebagai peserta saja di haruskan melihat dan berbuat selain untuk mengabadikan sebagai rasa ( Ngilu.... )
Karena mereka anak anak kecil ,ibu ibu muda dan sebaya bapak bapak bercampur dengan anak muda yang bersemangat bersepeda mtb tetapi tetap juga jatuh satu per satu ini membuatku MIRIS,,,,Bro,
Budaya
Budaya berkembang karena wisata bersepeda di jelaskan ke mereka dengan cara cara paket ataupun bersepeda ini terlalui dan  hanya caranya yang membuatku miris....!!.
Karena budaya sepeda fun bike bukan harus begini
Karena budaya ini budaya comonitas jondil blusukan yang extrem ,Bukan ,,,,,!!
Karena ini budaya memperdaya peserta yang datang untuk bersenang senang dengan sepedanya.
Dan pesertanya akan berbincang ke peserta lainya,,,,,,!!
Dan setelah acara ini menjadi PR anda sekalian para panitia.
Karena semua sudah terjadi dan kedepanya ada pembenahan oleh panitya terkaitdi acara ini.

Nganu
Hingga saat ini mereka menjelma  dan bereaksi lewat comment hitam putihnya ataupun mencoba abu abu saja seperti aqu ini.
Yang hanya bereaksi lewat di alog dengan mereka...
+       Nanjak ,,,,di tuntun pit te
-        Emang, di tuntun,,,
+       Dituntun, Malah Jatuh,,,,?
-        Namanya juga musibah itu tidak bisa di tebak warnanya.......Bro,

Cuman.
Merdeka itu penting
Menikmati itu juga penting
Tapi semangat dan Doa di kepala harus tetap konsentrasi.
Itu juga jangan Lupa,

Dan.
Saat ceritera ini di buat ada sebuah musibah oleh peserta di acara ini dan inilah kutipan dialognya
+ kenapa jatuh...
_Katanya kepalaku kosong ndak tau prosese piye piye langsung gobrak dan coba di eling eling tapi ora kelingan
+ lalu.....
_Katanya ngerti ngerti jungkel terus dua giginya patah dan bibir bawah robek seakan mengingatkan kita akan semangat nanjak terus terabadikan oleh setiker di frame ini.
+ jok.
_katanya memang ini lagi rejeki dapat kenang kenangan luar biasa di jbh 2015 dan suk ngepit meneh
Katanya kepada  kita ini,
Aku ,Ora kapok ,Mas.

Untuk.
Aghir kata semoga bapak ini segera lekas sembuh seperti sedia kala.
Dan sampean memang.......!!??
Lalu.
Dari sebuah rasa cintanya .......!! Bapak INI !!! Bersepeda.
Dan caranya menyemangati resikonya di terima dengan iklasnya tanpa adanya asuransi .
Dan terjalani sebagai pembelajaran saat ini di lingkungan pengelola event fun bike  .
Dan bapak ini berencana !!?
Untuk tetap bersepeda lagi di acara tahun depan .
Salam hangat buat bapak yang Memang !!?
Kendel terjun bebas tinimbang liyane.

Salam salim untuk semua pembaca.
#jogjaheritage  #bukit breksi  #Bapaksiapa.

Senin, 10 April 2017

FEDJO NGABUBURIT

Yuck lagi.
Tersenyumlah wahai temanku
Jangan menyerah pada sesuatu
untuk apapun.


Karena memang sulit tuk di tunggu dan menunggu.

Tapi lebih buruk untuk menyesal....!!!
Jadi tetaplah menunggu.......!!!
Dengan sabar di acara FEDJO NGABUBURIT.

FEDJO NGABUBURIT

Mulai,
Sebuah kisah menunggu teman temanya berjanji dan di janjikan kumpul bareng di soremu adalah wujud kesabaran.


Dan dari jam setengah tiga menanti dialah lek supriyadi plat ab yang terus saja memanggil dengan alat telpon genggamnya,
Lalu menambah waktunya sampai jam empat sore waktu di Tugu Jogja.


Saat mereka mulai berdatangan itu bagaikan kewanitaan tawon yang semakin bertambah dari man_teman pesepeda dari komunitas fedjo.


Dan ke tempat kumpul di selatan Tugu Jogja.
Kita menyebutnya tikum kumbo.


Maka itulah tempat kami berkumpul bila kami janji bertemuan untuk saling nyamul.


Foto di kebersamaan saat tikum dan di lokasi finish.

Mata kayuhanku

Mungkin, 
Terbawa oleh sore ini untuk ngabuburit fedjo bubar 1436H.


Seakan papa Supri sebagai comando dan penghubung dengan lain komunitas juga menjadi penyedap rasa kita dalam kebersamaan bersepeda ter_saat kita ini.


Teman teman yang bahagia ini seakan tak melelah walau tenggorokan terkering_peyut melilit,dan tenaga kendur tapi .....!!


Tujuan kita selanjutnya ke ; Tugu jogja, Malioboro,alun alun lor,alun alun kidul ,Plengkung gading,umbulharjo dan joglo pit sebagai tempat berhenti.


Dan.
Makasih papah Supri dan manteman semua atas hiruk pikuknya acara bubar ini karena menjadi kebaikan serta amal kita masing masing.


Foto saling menunggu manteman lainnya.



Tausiyah.

Selayaknya kita bisa ngumpul dengan bermacam selera tapi tetap mem_federalkan kita ini di acara FEDJO NGABUBURIT.


Untuk menghabiskan waktu yang lebih nyata. 
Untuk saling bersama sama di hari ini.


Yang selalu ngono ngene kini menjadi genah di pikiran ini saat bisa ngumpul bareng ??


Dan satu kata lagi menjadi tercatat dalam sebuah kutipan seperti ini ;
Karena masih ada pundak untuk bersandar.


Karena masih ada tepukan dan elusan punggung tempat penyemangat.


Karena masih ada pangkuan tempat bermanja.


Jangann khawatir masih ada lantai untuk bersujud.


Dan ada teman yang lebih sholeh tempat kita bersedu sedan.
Dan masih ada waktu untuk kita  ??
                        _____________

Atau seperti .....!!?
Dan isi tausiah buber hari ini.

Hidup bukan tentang apa yang kita miliki yaitu materi saja tapi apa yang telah kita bagi dalam bentuk ; 


Misalnya Tenaga,fikiran,ilmu,kesempatan,dan mengucapkan salam .


Dan dari gambaran kita menjadi makluk sosial yang butuh teman saudara  yang butuh di doakan ,maka kita wajib mendoakan mereka juga.


Atau kita ini .
Di dalam bersepeda itu bagaimana bersepeda untuk semakin banyak orang yang bisa memperbaiki sepedanya supaya nyaman dan suka bersepeda.


Di saat kita belum sebulan berpuasa dan masih masa masa training di segala cobaan jasmani rohani nantinya.


Dan akan tertera setelah aghir Romadhon ini kita akan menjadi apa!!?


Karena romadhon tempat menempa kita menjadi insan bertaqwa.


Yaitu; menjalankan kewajiban yang di wajibkan dan meninggalkan segala bentuk larangan NYA .


Dan nantinya akan merubah karakter dengan cara bijaksana ;


Cara bijak ini akan mengukur masa training ini dengan kebiasaan baiknya_ yaitu dengan :

       *memberi salam jika kita bertemu
       *memberi ruang untuk duduk
       *memanggil nama yang iya sukai.


Dan akhir tausiyah di akhiri dengan kata 

* Seandainya hati bisa bersahabat dengan pikiran,mungkin pikiran bisa mengatur bagaimana perasaan itu.

* Serulah manusia kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik serta bantahlah mereka dengan bantahan yang paling baik.


Dari aghir seruan dan tausiah dari mbah kung Endi Kotagede.
                  _______________

Ngabuburit.
Sampaikan sebuah ajakan .....!!?
Dan dalam Satu kayuhan untuk menghabiskan sisa puasa di sore hari dengan ngabuburit....!!


Maka amal ke baikan sama dengan kebaikan orang yang mengajak.
Lalu berikan ia makanan atau minuman untuk berbuka puasa.


Di saat puasa ini bila kita tidak bisa memberi atau di istilahkan pendek tangan .
Maka arti lainnya bisa juga dengan panjangkan lidahmu untuk mengucapkan terima kasih.


Dan.
Karena salam_adalah wujud dari Doa.
Saat bertemu atau bersilahturahmi adalah menjalin hubungan baik.


Tentu saja di kedatangan untuk acara bukberr ini bukan untuk hura hura .
Di saat bersepeda tetapi dengan niat Nafaitu dari rumah masing masing.


Foto saat buber juga buka praktek pijat alternatif.



Akhirnya.

Semoga satu kisah buka puasa bersama ini sebagai training kita menghadapi segala cobaan nafsu jasmani_rohani.
Dan dapat terus sampai berakhirnya masa training sebulan di Aghir Romadhon kali ini.


Lalu.
Saat ada keinginan .....!!
Dalam doa yang belum terwujud ,
Ingatlah Tuhan tidak pernah lalai dan meninggalkan kita.


Dia tengah menunggumu......!!
Menunggu ...!!
Dengan cara apa.
Apa yang di tunggu....!!?


Dalam segala Ucapan Doamu.
Dalam sujud syukurku.
Di sepuluh hari terakhir Romadhon.

Salam Salim ngabuburit.
Selesai.



Kamis, 06 April 2017

GOWES GLIYAK GLIYAK WADUK WADAS LINTANG.

GOWES GLIYAK GLIYAK WADUK WADAS LINTANG.

Gowes ke Wadas lintang seakan lupa namanya tanjakan karena terus berulang ulang tepat di hari minggu 02 april 2017 pada kumpul jam 06,15 pagi ini di depan Pasar Gamping sisi barat kota jogja.

Selanjutnya ; Untuk berniat mengikuti arah angin bersepeda pulang pergi dari jogja menuju wadas lintang di gowes pulang pergi.

Dan di gowes dalam satu hari ini menggunakan moda sepeda yang bermacam macam jenis sepedanya yang variatif tetapi kebanyakan terbuat dari besi dan acara ini di ikuti oleh 50 orang dengan judul ;
NGEPIT GLIYAK GLIYAK
Ke wadas lintang Wonosobo.


Sebelumnya saya perkenalkan mereka menyebut dirinya Wesi aji yang di istilahkan seorang yang berniat terus bersepeda dengan caranya dan sepeda yang sederhana yang terbuat dari batangan besi serta niatnya untuk memberi contoh keteladanan ,ketekunan saat mengendarai moda berbahan wesi atau besi sebagai moda transportasinya .

Karena mereka merasa bukan kelompok komunitas sepeda maka siapa saja bisa ikut tanpa membedakan warna Jersey kulit, warna abu abu atau lainya.
_Wesi Aji 2017_


Up lagi.

Hingga hari ini menginjak 5 hari masih menjadi topik dan saling berbagi nostalgia atau menjadi guyonan satu sama lainya dan
 bahkan berhari hari kisahnya bisa di ujung bibir ini tetap bisa tersenyum walau raga masih merasa lelah dan nggak bergairah.

Atau dari teman sepeda ini tidak mungkin bisa ia jelaskan dan kadang ada yang malu untuk mengakui bahwa sebenarnya kita bersepeda karena,......??

Inilah foto keriangan saya saat itu :


Bahkan mungkin akan bahagia,mungkin juga sebaliknya.
Bahkan mungkin seperti ini......!!

Bisa saling meluapkan rasa lelahnya kepada teman ini bisa di lakukan dengan bersanding di meja makan maka semua akan seperti rasa rasanya ada di keluarga keduanya menjadi saling tertawa bersama .

Atau  harus mengeluh meminta kekuatan baru dan keselamatan untuk saat ini kepada Tuhan Nya.
Untuk mendoakan  yang terkasih di sisi kiri kanan kita di saat kita bersumpah diri di Mesjid Pituruh Purworejo demi kelegaan rasa dan melapangkan jalan seakan tak terlupakan bisa mampir untuk sholat zuhur dulu di sekitar sini.

Nah.

Atau seperti komentar teman Wesi aji di sebuah media sosial antara lain :
1.*Makasih atas semua sportnya man_teman wesi aji mugi mugi berkah kagem mr Panca dan keluarga sekalian. 
2.*Aku sing seko wates dekat jaraknya saja 155 km terus kalian kira kira berapa km ? 
Yang dari Jogja bisa di atas 200km katanya Mr Kusuma ndaru.
3.*Absen jam 11 malam ke rumah ,maaf ngebut soal wes lapar katanya Mr Prejek.
4.* Tekan omah jam 00,30 rekor Gowes paling jauh dan lama katanya Mr Arief.
5.* Kayaknya perlu di ulang lagi ini supaya bisa mengikuti para jagoan jalanan katanya Mr Arsi.
6.* Mantap banget rasa kekeluargaan ,makasih mr Hendro jangan kapok y kalau saya ikut lagi gowes kali yan di trip berikutnya katanya Mr.O
7.* Ini ujian bagi para pemain wesi aji ada makna pasukan wani perih dan perih bisa kewer kewer menempuh jarak dan cuaca yang hujan lebat tetep melaju tapi kebersamaan yang terencana seakan bisa menyelamatkan kita semua katanya Mr.M.
8.* Saat bersepeda dan perlengkapan  menjadi kian mahal menjadi pembanding dari apa yang terdengar dari seorang teman ia mengatakan sepedaan itu sebenarnya hanya mahal.

Rasanya itu mahal untuk mendapatkan segala bentuk  ; pengalamanya,mahal kisahnya dan mahal kemauannya dari setiap orang.
Jadi pengalaman kali ini itu nggak bisa di beli begitu saja katanya Mr marwan.


Lalu.

Siapa sih kamu itu ?
 T
iba tiba datang di titik kumpul pagi itu mak muncul menampakkan wajah yang kasihan.
Saat semua berjalan secara alami dan tak memandang siapa sih elo itu sekarang ?

Dan di buktikan dengan aksi sederhana kali ini untuk ikut serta gowes semampunya dan menyetarakan para jagoan yang sering kali tidak masuk akal lagi bagi kebanyakan orang....Nah ??.

Karena semakin bersama mereka ini dari apa siapa sih elo !!.
Seakan menjadi saling salim salam perkenalan untuk menemukan kebaikan.

Perkenalan kali ini ,ide,inspirasi baru dan melupakan rasa lelah saat bersepeda di jalanan.
Sampai sampainya bersemangat ada hiasan tali temali dari ban karet terjerat dan terlilit di kaki kiri ini untuk kedua kalinya merasakan ini.

Foto perjalanan pulang Jogja sekitar jam 22,30 di sedayu jogja :


Dan.

Apa yang menarik selain foto foto dengan sepeda dan teman yang ke wadas lintang itu ?
Lainya silahkan buka di mbah google saja....!!

Tapi karena ini cara kita menikmati hari ini dengan suka cita walau harus dengan berjarak di atas 200 km/pp bukan lah jarak pendek dan ringan misalnya kita hitung matematika jaraknya maka cukup di nikmati saja melewati kota wates terus sampai tembok yang bertuliskan kota purworejo.

Lalu ke kiri sampai bertemu 1/4 Ring road terus memasuki arah kecamatan Pituruh di wilayah ter barat dari kabupaten purworejo.

Lalu belok kiri menuju padang persawahan ini maka jalan mulai nampak menanjak langsat karena lokasi tertuju ada di balik bukit sana 
menjadi kita jajal tanjakan seperti itu .

Tapi juga nantinya juga untuk mendarat yang asyik bila menuruni jalan yang berkelok,jalan aspal alus dan lekukan terlihat dari atas sebelah tempat duduk sepeda ini terasa ngangenin.....Iyo tho mas wesi aji.


Lalu ..!?.

Kembali menanjak sepertinya harus jalan pelan jadi jangan multitafsir di segala medannya tapi tetap melaju melawan lekukan berbelok ini menjadi badan ini terasa masuk angin maka segera cari warung yang ada di sisi jalan ini tersedia tempat untuk istirahat sejenak.

Saat semua melaju terkadang benar adanya bila teori terkadang tidak sesuai nyatanya bila sepeda yang mereka pakai atau sepeda ini juga masih di uji kelayakan.

Ini dari teorinya dan geometri komponen sepeda nek di hitung tidak pas sama yang di pakai ....!! 
T
api nyatanya hampir 200 km lebih lewat jalan apa saja kok Ketergesaan tanpa trouble kelihatanya ampuh pit sak Orangnya kata..... mbah Kung.


Speed damai.

Saat semua bertujuan dengan niat yang berbeda menjadi kesatuan dari dan untuknya  menjadi apa ini itunya telah di satukan dari lainnya seperti :
* Mengatasnamakan gowes perdana dalam niat kebersamaan dan kebetulan pesertanya banyak dari teman wesi aji.
* Rencana semula dari niat acaranya pak Tua dan Mr Gandem yang ke betulan di postingan oleh Mr hendro yang juga pingin juga ke lokasi tertuju.
* Mengingat kan lagi di masa masa kecilnya dari nostalgia di kampung yang dekat dengan lokasi tertuju maka membuka kisahnya Mr panca untuk bisa kita rasakan dan asyiknya lingkungan kampungnya kali ini dengan cara bersepeda ke sana.

Penutup.

Ada banyak kenangan karena terbiasa lakukan bersepeda.
Dan kali ini menjadi alasanku untuk mengusik mu dari awal tentang apa itu yang di katakan pesepeda WESI AJI atau legenda wesi aji itu sebenarnya.

Kini telah ikut merasakan di mana ujian itu sebenarnya perlu di lihat dari kerelaan dan saling menguatkan satu sama lainya menjadi kuat seperti batangan besi yang kayaknya perjalanan kali ini memang penuh.....!!

Rintangan,hujan badai,terjatuh tergelincir satu persatu dengan kondisi jalan yang licin kena hujan.
Jadi inilah ujian dan tempaan dari alam bagimu teman Wesi aji Jogja.

Serta merasakan kasihan bila salah satunya terjatuh dan merasakan kisah sedihnya bila seperti yang di hadapi seperti sekarang ini.


Dan benar adanya dari yang di dengar penulis seperti terucap dari kalian semua :
* Bahwa aji_ne diri kui soko laku_ne ban sepeda.

Maka lakukan semampunya dengan caramu karena seseorang terkasih menunggumu dengan harapan baik tentunya di rumahmu.
Agar kamu dengan bangga mengatakan....!!
* Telah Lulus ke wadaslintang *

Salam salim untuk semua.

Selesai.
Penulis
Jogjakarta 
April 2017.


Episode 02 ;

Kamis, 30 Maret 2017

SRI GETHOUK

MENGAPA merubah arah angin gowes ke dan dari jadwal semula?
Karena Curug ini nantinya AKAN JADI LOKASI SYUTING FILM HOLLYWOD.
Yang berjudul :
#BEYOND SKY LINE.

Lalu !!
Kini apa yang berturut juga akan bisa memperkenalkan daerah BANTUL ke media melalui sebuah film.

Seakan patut kita datangin sebagai kenangan senyatanya  di lokasi sini.
Setidaknya ada yang mungkin terselip di crita baruku lagi tentang;
Ada apa di SRI GETHUK 
Ada apa di SRI TANJUNG

Saat aku tak mempermasalahkan di berbagai nama Sri .....itu di media, karena mereka saudara segaris dari anaknya mbah kali OYA,   - Itu saja.

Antaranya menurut data E - KTP dari namanya Mbah OYA yang aku datangi  bersama pak RTnya saat itu.

Mereka itu Sri gethuk ada di daerah Playen sedangkan Sri tanjung di daerah Dlingo dusun dadakan desa jatimulya

Gitu Lhoo Bro......!!!
Mulai kisahku.
Sebuah niat yang sedih.....!!?

Saat mengenang awal mula  di pagi ini karena sial bisa bangunnya kesianga untuk sampai di tikum di Pukesmas Imogiri .

Dan dalam keadaan sepi tertinggal membuat rasa geli dan belum sah bila tak menyusul di sepertiga tanjakan arah Mangunan.

Saat terdera hujan rintik membasahi ruang jalanku.

Lalu tertemani tiga teman sudah bersandar di warung teh dekat batu gajah sambil terbasah kehujanan juga,

Saat ini terlampoi .
Dan hanya menunggu .....!!

Terdera hujan mulai reda,tubuh terasa anget tersedu air teh sambil mempermasalahkan tujuan semula ke dan menuju.

Dan air terjun Sri gethuk dengan kondisi semacam ini ,tapi niatlah saling menguatkan selangkah demi sekayuh.

Pada aghirnya menemukan sesuap makanan tiwul bu djum kembali berhenti berkayuh di pertigaan Terong Mangunan


Di pertigaan Terong mangunan ambil ke selatan jalan lalu menurun menuju jembatan kaliurang.

Berkisah.
Ada sebuah kisah.....!!
Menurut ceritanya ada bis berpenumpang penuh dari sebuah perguruan tinggi swasta di jogja .

Lalu ia seakan bercanda tentang sebuah kursi Yang ada di dalam bus itu.

Saat kursi itu sering di tempati seorang Raja dari jogjakarta.

Pada saat bercandaan bus melewati di atas jembatan itu.

Dan bus itu tiba tiba terguling 
Dan dari candaannya membuat ia tewas tersendiri dari beberapa orang penumpang yang ada di dalam bus itu.

Dan sebagai pennda.
Lalu buatlah tugu segitiga  .....!!?

Saat .
Dan cara kita bersepeda sebenarnya tidak bermaksud  menyusuri riwayat nama jalan ini (?)

Tetapi katanya kini menjadi misteri jembatan kaliurang Dlingo.... Bro.

Air terjun ngamuk sri gethuk.
Aku sebut demikian......!!?

Karena aku kesini bersepeda dengan peluh keringat,hujan rintik rintik dan perjuangan ngamuknnya dari naik turun jalanan ini serasa ngamuk tanpa ampun.

Lalu pembuatnya jalan ini.
Kalau sadar pasti .....!!?

Seandainya jalan itu lurus saja jalanya ......here here eee.

Apalagi kenangan yang aku buat ini akan seru dari perjalanan kali ini yang merupakan kerja paksa yang harus nuntun, junjung, angkat di tanjakan dan turunan menuju - nya .

Dan saat sampai.
Di seberang sungai .....!!?

Ada rasa lelah seakan sirna karena BERBONUS saat melihat air terjun yang tegak terdiri .

Atau berbagai mata air turun ke bawah dan membuat aksi jeprat jepret di mulai
 
Atau begitu asrinya gua dan jalan sudah di plester semen membuatku  tepar di rumah gubuk kecil yang elok  pemandangan alam desamu.

Mbak Sri.
Atau adanya air jernih mengalir di sela sela karang trasa ingin.....!!
Dan tersendak di leher tuk mencicipi lagi, 

Apalagi ada sebuah rumah kecil di atas bukit yang bermataku bisa melihat berlanglang nun jauh oleh hijaunya hutan ini .

Dan seakan menyejukkan rasa letih kita semua serasa berangin AC alam desamu SRI.....!!?

Foto Tugu Kaliurang Dlingo :.
Foto Peta ke arah Sri Gethouk.
Kembali pulang tersiang .
Lalu di hajar tanjakan lagi .....!!?

Apalagi akan melewati turunan yang misteri lagi ?

Dari nama jalan CINO MATI ....!!?
Menurut sebuah kisah ceritanya perjalanan ada seorang warga cina melewati tempat ini.

Lalu di rampok.
Lalu ia meninngal.
Maka orang dan di tempat ini.
Maka di sebut  tanjakan turunan cino mati.

Dan.
Heeehe e le ngaspal jalan ini Piye....!! Saat aku melakukan karo Mikir ? 
Jalanan aspal kok Munggah koyo ngene.
Terus mesin stom nya koyo.....ngopo..

Foto Dari dan ke lokasi Curug :
Satu kata buatmu sobat.
Saat ini hanyalah .....!!?

Saat saran bernada dasar serukan ke yang lain ?
Dan kalau pingin nilaimu bisa menaik atau di akui cah pit,s.

Cobalah sepeda du tempat ini dengan sepeda dan terkadang motor aja ngeden ,Bret Bret suara knalpotnya itu.

Foto Kali Oya.
Apalagi pas nanjak.
Dan di sini akan bernada  ...!!?

Jalanan ini seperti ngamuknya cino mati atau turunnya  merasa bergidik  berasa....berrrrrrr.
Dan yang di sebut dengan daerah Cino mati itu memang seperti itu jalannya.

Salam trimakasih buat manteman seperjalanan yang bisa meluluskan saya.

Dan semua yang membuat crita di riwayat jalan ini sambil mikir karo ngepit.

Dan membuat tak terasa bersampai melelah untuk segera pulang  ke rumah masing masing.

Foto Lokasi Sri Gethouk di foto dari sisi seberang kali oya :
Salam buat ;
Mbak Sri Gethuk
Mbak Sri Tanjung
Menikmati busukan susur kali Oya Imogiri Bantul.

Trimakasi untuk gowes kali ini kepada :
Om jonet Rohmani
Mas Dwi n Wibowo.

Salam Salim untuk semua.
@cus2019.

GUMUK PASIR #2

Seandainya aku bisa memilih pagi ini ternyata berlain dengan segala critaku terlalalui sebelumnya .

Karena pagiku terasa berbintang di gelapnya nya goes kali ini.

Di mulai malam malam gowesnya dan terlihat dengan teman yang gokil penuh canda ria di jalanan
.
Dan di sebaran langit sana yang masih senang menerangi gelap di gumuk pasir  ini  dengan na na ni nai na itu yang membuatku terlepas, _ ngakakkkk.

Kegilaan insomia ini membuat arti lelahku berasa hilang walau mata tak sempat dan mulai sembab.

Walau tak bertidur di temani beterbangan serigala jadi jadian pemakan darah terasa di telinga berdengung mengalahkan dari berbagai berbisik bisik pasir dan desiran ombak pantai parangtritis kali ini.

Berangkatku yang penuh godaan melewati berbagai kampung yang ada kuburannya ...? 

Yang berterus tiada henti membuat bertakut ku berhilang.

Ataupun setan bergincu merebak satu persatu mulai keluar dari sarangnya.

Dan di bibir bibir molek serta hiburan malam dengan kimcil yang nya nyi nyi .

Dan seksinya seakan mengisi malam berpenuh ria di dentuman musik .

Suara lagu dangdut dan suara ombak saling beradu malam yang selalu hora hore ini.

Saat  berceritera tiada kalah dengan melelahku untuk pulang pagi hari .

Dan terima kasih sobat sepeda yang bisa menemani,berceritera di malam ini .

Walau anda begitu berperan seakan berturut berreport anda bawakan hidangan datang.

Saat dari ente sektor selatan baru saja datang yaitu mas joko untuk membawakan oleh oleh yaitu menu tape peyem dari kota Bandung ini.


Gumuk
Kita lebih dulu mengenal apa itu gumuk Pasir.
Gumuk Pasir itu terjadi dari sebuah kiriman pasir dari angin darat dan dihempaskan lagi oleh ombak laut untuk kembali menepi .

Saat menepi ini tertiup angin laut ke daratan menjadi gundukan yang berpola bulan sabit atau danau maka sering di sebut gumuk pasir

Manfaatnya.....!!?
Sebagai sarana pendidikan ,penelitian dan wisata heritage.

Sedangkan fenomena ini jarang di temukan di manapun di seluruh pantai se indonesia .

Maka daerah ini perlu di lindungi keberadaanya dan telah di masukkan dalam daerah daftar 9 kawasan Geo Heritage ESDM _  DIY.

Dilematis.
Menjadi pilihan yang sulit untuk mendapatkan tempat dari perubahan angin.

Saat menepi dan pembawa pasir ini
Karena mempengarui kondisi lingkungan dan mulai mendekati rumah pemukiman penduduk kampung.

Dan alih alih fungsi pertanian ,tambak udang penanaman pohon cemara sendiri merupakan pengusir terbentuknya gumuk pasir itu sendiri
Aghirkata semoga kesenangan canda malam dan pagi ini membuat kita saling mengerti potensi gumuk pasir ataupun menjalankan rencana sepedaan dan goes bernantinya bila kita bisa bertemu kembali ke tempat lainya dengan cara bike camp atau .....???

Salam dari pasir berbisik.
#gumukpasir
#parangtritis

Rabu, 29 Maret 2017

LELAKI PUNYA MAU 2

Acara shoting tv hari ke 2.

Pagi memang terpana oleh tujuan hari ini tuk mengatakan akan kemana di saat teman lain mengajak ke lain tujuan ,seakan mereka tak percaya bahwa aku akan shoting selama beberapa hari dengan kegiatan shoting televisi di sebuah acara tv trans7.

Katanya Joe elok iso mlebu tv.

Jadi artis dan beberapa ungkapan membuatku tersipu  malu maluin di pertemuan  pagi itu yang begitu ramainya saat aku keluar gang rumahku.
Saat di aghir pagi ini  juga banyak acara di sekitar jala jalan jogja menjelang akan puasa di bulan romadhon kali ini.
Pagi memang begitulah terasa lain untuk memulainya tepat jam 8,30 pagi di hari minggu ini
Aku ke cfd dengan cara jogja di jl sudirman dan tak kulewatkan ambil foto aikon kota di  tugu jogja ,setelah itu baru ke joglo pit.
Foto syuting hari ke 2 Di selopamioro Bantul


Dan selanjutnya menuju  joglo pit lalu ke wisata selopamioro sekitaran jam 10,00 waktu di selatan imogiri atau melewati siluk saat orang sering lewat sini yang lebih dekat * katanya.*

Dan.

Lama bertemu kru,manteman saat ini dan sekian hari melihat mereka tergaya serta begitu detilnya gambar pilihan di shuter itu terbuat lagi dan lagi.
Lama sudah berlalu dan terulang lagi
yang akan tertanam menjadi ceritera sisi lain acara lelaki punya mau
Ada setangkup haru dalam rindu
masih seperti hari kemaren ,tiap tik ,eksyen,cut terulang kata kata itu lagi
Seakan masih penuh selaksa makna bagi kami yang baru saja bisa mengenal apa itu begaya di depan kamera....?
seakan terhanyut nostalgia di lelaki punya mau maunya sepeda di peragakan dan dikenang kenang.
Atau dinikmati bersama secara sendiri seakan sepeda  akan mengatakan * ramai ramai mereka menjeratku dengan setingan touring timg srantil .
Dan tunggu saatnya pasti kalian kerayu aku dan.keracunan sepedaan lagi.


Saat seiring  laraku kini kehilangan kebersamaan ini ikut merintih sedih.
Saat jam menunjuk pukul 5sore seakan mengahiri sesi terakhir shoting hari ini.
Di dalam keringat kayuhanmu mengaduh
Malam kini kau kembali dengan .......??
Namun cerita tergambar di kamera hadirkan senyum abadi
ijinkanlah aqu untuk melihat  kenangan itu.

Bila hati mulai sepi tanpa terobati
Ingat selalu kota jogja dan kayuan itu kan mengobati lara itu..?


SUNGGUH BENAR BAHWA KITA TIDAK TAU APA YANG KITA LAKUKAN.

Sampai ada yang kehilangan akal
Tetapi sungguh benar pula bahwa kita tak tau apa yang belum pernah teralami.

Sampai akhirnya kita mendapatkanya
Dan merasakan kini.
Hadir di sebuah shoting yang akan masuk ke layar kaca.

Di Jembatan Selopamioro.
Tunggu lelaki punya mau trans7...
Rabo - 8juli 2015 jam 23,00.
Amien.

Selesai.
@cuslagi.

Blog Edisi unggulan

Bukan Rambo.

Aku manusia biasa bukan Rambo. Setiap kali aku mulai bersepeda terkadang aku perlu teman-teman dan bisa saja di jalanan secara tiba-tiba ada...